24 September 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Sadis! Pelajar Ngamuk Sabet Lima Orang, Dua Tewas


Sadis! Pelajar Ngamuk Sabet Lima Orang, Dua Tewas
Purnomo, topi hitam dan kaus hitam, saksi yang juga menjadi korban tebasan di leher. (Ist)

KLIKBALIKPAPAN.CO – Effendi, alias Fendi, (18) siswa kelas 3 salah satu SMK di Tanah Grogot akhirnya digelandang jajaran Unit Pidum Satrekrim Polres Paser, Rabu, 21/9/2016, petang. Remaja tanggung yang tinggal di Gang Bersama Desa Tanah Periuk Kecamatan Tanah Grogot tersebut menjadi aktor utama pembunuhan Mutmainah Listia atau Tia (21), dan satu pria yang diduga teman pelaku.

Tak hanya membuat dua nyawa melayang, tiga orang tetangga pelaku ikut terkapar dan menjadi korban tebasan. “Saya lihat Fendi seperti orang mabuk. Kabarnya ia berantem dengan pacarnya di Jalan Hasanuddin. Saat pulang, dia langsung mengamuk dengan siapa saja yang dilihatnya disabet dengan parang,” ujar Purnomo, (35) saksi yang juga menjadi korban tebasan parang di bagian leher.

Mengetahui Fendi ngamuk, Purnomo tak bisa berbuat banyak. Termasuk saat menghabisi nyawa Tia di dalam rumah. “Rumah Tia dikunci Fendi dari dalam. Saya dobrak ternyata langsung disambut tebasan parang dan kena leher saya. Saya jaga jarak lalu pintu dikunci lagi. Saya hanya mendengar Tia meminta tolong dua kali habis itu saya gak dengar suaranya,” sebut Purnomo.

Sebelum membunuh Tia, Fendi lari ke arah tanah kosong sekira 50 meter dari rumahnya. Tak berselang lama, polisi datang dan langsung melakukan penangkapan.

Rumah duka korban sabetan parang pelajar yang ngamuk di Grogot, Paser, Kaltim. (Ist)

Kapolres Paser AKBP Hendra Kurniawan SIK melalui Kasat Reskrim AKP Aldi Alfa Faroqi membenarkan kejadian ini. “Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Motif pelaku masih kita dalami, karena informasi yang berkembang simpang siur,” ujar Kasat Reskrim.

Disebutkan Aldi, korban tewas diketahui 2 orang, satu bernama Mutmainah Listia atau Tia (21) dan satu lagi MR X yang tewas saat dilarikan ke RS. “Sementara korban luka, ada 3 orang, dua perempuan dan satu laki-laki yang langsung dilarikan ke RS Panglima Sebaya,” tambahnya.

Apakah korban benar-benar mabuk? Kasat Reskrim belum bisa memastikan. “Nanti lebih jelasnya setelah kita lakukan pemeriksaan. Saat ini masih kita dalami motifnya dengan mendatangkan saksi-saksi,” ujar Aldi Alfa.

Reporter : Nani    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0