17 Januari 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Wow, Penjual Kripik Singkong Raup Omset Ratusan Juta per Bulan


Wow, Penjual Kripik Singkong Raup Omset Ratusan Juta per Bulan
Keripik Gito di Klandasan Balikpapan. (Ahmad Riyadi)

KLIKBALIKPAPAN.CO - Lezat, gurih, renyah, dan murah. Itulah yang akan Anda nikmati saat menyantap kuliner tradisional Indonesia, keripik singkong. Penjual jajanan ringan di kawasan Klandasan tepat samping kantor Pegadaian Balikpapan, mampu meraup omset ratusan juta setiap bulan.

Gito, penjual keripik singkong dan keripik pisang di Klandasan, mengaku mampu menjual dagangannya hingga 100 kilogram per hari. Kalau habis semua, seharinya ia mengantongi Rp 5 juta. Untuk sebulan, meraup hasil wow, Rp 150 juta.

"Kalau dalam sehari saya goreng 100 kilo keripik. Sekilonya dijual Rp 50 ribu. Ya dihitung aja sendiri Mas, berapa hasilnya," ujar Gito saat dijumpai klikbalikpapan.

Saat disambangi, puluhan pembeli tengah antri mendapatkan keripik lezat buatan Gito. Dalam sehari Gito membawa 100 kilo jualannya dan ludes dalam tengat waktu satu jam. Tak ayal banyak pembeli yang sengaja datang dari jauh membeli keripik Gito sebagai oleh-oleh.

"Iya mas, keripiknya disini beda dari yang lain. Saya sengaja datang kesini untuk buat dibawa ke Sumatera sebagai oleh-oleh," kata Silvy, pembeli keripik Gito.

Bahkan keripik Gito sudah terjual sampai ke negeri tetangga yakni Singapura. Hal itu terucap dari seorang pembeli langganan Gito yang sejak dua tahun lalu gemar membeli keripiknya.

"Iya, pernah ada yang beli buat dibawa ke Singapura," ujar Edi salah seorang pelanggan keripik Gito.

Saat ditanyai mengenai resep rahasia yang ia gunakan. Gito hanya tersenyum dan hanya berucap bahwa dirinya ikhlas saja dalam membuat dan meracik keripiknya.

"Tidak ada yang spesial Mas, sama seperti keripik singkong lainnya. Hanya saja mungkin beda menggoreng dan beda racikannya," ucapnya. Keripik Gito hanya bisa ditemui pada pukul 17.30-19.00 Wita. 

Reporter : Ahmad Riyadi    Editor : Eky Sambora



Comments

comments


Komentar: 0