18 November 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Heli Bell-412 EP Belum Ditemukan, Aparat Bentuk Tim Gabungan


Heli Bell-412 EP Belum Ditemukan, Aparat Bentuk Tim Gabungan
Ilustrasi Helikopter Bell 412 EP. (net)

KLIKBALIKPAPAN.CO – Petugas Badan SAR Nasional Kaltim-Kaltara menggelar operasi pencarian Helikopter Bell 412 EP, Jumat, 25/11/2016. Selain Basarnas, Operasi yang dimulai sejak pukul 10.15 Wita, melibatkan TNI.

Seperti Kodam VI Mulawarman, Komando resort militer, Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut 13 Tarakan, Pangkalan Utama TNI Angkatan Udara Tarakan, Komando Distrik Militer, hingga Batalyon 413/Raja Alam.

Kepala Seksi Ops Basarnas Kaltim-Kaltara, Octavianto, menjelaskan, pihaknya telah mengadakan rapat koordinasi dan konsolidasi bersama di Posko Mako Lanud Tarakan. Petugas telah membentuk tim gabungan dari pelbagai elemen untuk terus mencari keberadaan Heli Bell.

Ia menjelaskan, pencarian Heli Bell-412 EP difokuskan di koordinat 03 48' 54".0 N dan 116 03' 03.6" E, belum membuahkan hasil. Tim masih terus berupaya mencari keberadaan Heli Bell-412 EP tersebut.

Heli Bell-412 EP berangkat dari Bandara Internasional Juwata pada pukul 11.15 Wita, menuju Long Bawan, Nunkan. Heli milik TNI AD dengan nomor registrasi HA-5166 membawa bahan-bahan logistik untuk keperluan pasukan pengaman perbatasan di Long Bawan.

Selain Logistik, di dalam Heli, terdapar lima orang. Tiga pilot dan dua mekanik. Namun, saat mengudara selama 44 menit, Heli Bell-412 EP tidak dapat di kontak lagi. Adapun kontak terakir dengan Tower Bandara Malinau.

Sebelumnya, Heli Bell 412 EP milik TNI AD yang dikabarkan hilang diketahui terakhir kali melakukan kontak dengan tower di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, kemarin, sekitar pukul 11.16 Wita.

Namun pada Jumat, 25/11/2016, ada laporan dari masyarakat di Desa Long Berang, Kecamatan Mentarang Hulu, Kabupaten Malinau, Provinsi Kaltara yang sempat mendengar ada heli terbang rendah, kemarin.

Ketua RT di Desa Nansarang Lewi, mengatakan melihat helikopter terbang rendah. Heli tersebut juga sempat berputar-putar hingga dua kali antara dua Desa di Desa Nansarang dan Desa Bangbiau sekitar Gunung Laga Feratu.

Sore harinya, masyarakat mendengar suara letusan di sekitar lokasi pesawat berputar-putar. Jarak tempuh menuju tempat mendengar suara letusan tersebut sekitar dua hari dengan berjalan kaki.

Kolonel Subagyo, Kapendam VI Mulawarman, membenarkan informasi heli milik TNI Angkatan Darat yang hilang saat melakukan misi pengiriman logistik di daerah perbatasan Provinsi Kalimantan Utara.

Berdasar rekam jejak informasi awal, Heli Bell itu terbang menuju Long Bawan dengan membawa kru 4 orang dan membawa logistik Pamtas.

Reporter : Faiqa Tsafiir/ gi    Editor : Revo Adi Merta



Comments

comments


Komentar: 0