26 Mei 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Harga Cabai Tinggi, Jokowi Sebut Nggak Usah Dibeli


Harga Cabai Tinggi, Jokowi Sebut Nggak Usah Dibeli
Cabai. (net)

KLIKBALIKPAPAN.CO - Anomali cuaca mengakibatkan suplai distribusi bahan pokok menurun sepanjang tahun 2016.

Hambatan suplai itu ikut berdampak terhadap tingginya harga cabai di pasaran, terutama komoditas cabai rawit.

Demikian disampaikan mantan Wali Kota Solo, Joko Widodo. Jokowi melakukan pantauan di Pasar Induk Kajen di Kabupaten Pekalongan, belum lama ini.

Ia didampingi Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi dan menanyakan harga komoditas yang harganya kini makin pedas. "Kenaikan harga cabai rawit merah Rp 100 ribu," tutur Jokowi.

Ia pun meminta masyarakat menyiasati mahalnya cabai. "Nggak usah beli cabai rawit," imbau Jokowi. Menurutnya, harga sejumlah komoditas, termasuk cabai, sangat bergantung pada supply dan demand.

Jokowi menilai, kenaikan harga cabai memang tidak bisa dihindari akibat pertanian cabai pada 2016, berada pada kondisi yang kurang bagus.

"Namanya harga itu tergantung supply dan demand. Sebab utama karena musiman, yang kedua karena musimnya yang tahun 2016 jelek untuk cabai," jelasnya.

Dirinya meminta masyarakat bersabar lantaran yakin ke depan kenaikan harga bisa ditekan.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, menyarankan agar masyarakat menanam cabai di rumah.

KLIK JUGA: Harga Cabai Melonjak Tinggi, Menteri Perdagangan Minta Masyarakat Tanam Cabai di Rumah

 

 

Reporter : Siska Mahadewi/jp    Editor : Akbar Barbara



Comments

comments


Komentar: 0