16 Desember 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

35 Negara Akan Bahas Kerusakan Hutan di Balikpapan


35 Negara Akan Bahas Kerusakan Hutan di Balikpapan
Ilustrasi

KLIKBALIKPAPAN.CO - Sebanyak 35 gubernur dari 35 Provinsi dan Negara Bagian di seluruh dunia yang tergabung dalam Governors’ Climate and Forests Task Force atau GCF akan melaksanakan pertemuan di Balikpapan selama lima hari, 25 hingga 29 September mendatang.

Dalam rillis yang diterima klikbalikpapan.co, Kamis 20/9 bawah pada pertemuan itu akan fokus pada strategi-strategi untuk mengurangi deforestasi tropis dan mendorong pembangunan rendah emisi. Hal ini sejalan dari hasil penelitian yanh menunjukkan bahwa menghentikan deforestasi tropis dan memulihkan lanskap yang rusak adalah kunci untuk memerangi perubahan iklim dan dapat menggantikan sampai sepertiga dari emisi gas kaca global.

Oleh karenanya, seluruh Gubernur anggota GCF diharapkan menghasilkan pernyataan yang kuat dan terpadu melalui Balikpapan Statement, yang menguraikan sebuah Peta Jalan untuk aksi regional ke nasional dan global untuk menghambat laju deforestasi, mendorong pembangunan berkelanjutan, dan mengatasi perubahan iklim.

Pada pertemuan itu, sejumlah anggota GCF akan menceritakan kesuksesan mereka dalam mengurangi deforestrasi hutan dinegaranya dan kan memperlihatkan strategi masing-masing untuk kepemimpinan mengatasi perubahan iklim sub-nasional.

" Contohnya, Gubernur Tião Viana dari Acre, Brazil, akan membahas bagaimana Acre telah mengurangi sampai setengah rata-rata angka deforestasinya dalam sepuluh tahun terakhir dan pada saat yang bersamaan menggerakkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif untuk rakyatnya,"kata GCF Project Lead William Boyd, 

"Anggota GCF lainnya juga akan membahas mengenai keterlibatan mereka di proses global, seperti Memorandum Under 2 yang dipimpin oleh California, dimana negara bagian dan provinsi berkomitmen konkrit terhadap target pengurangan emisi gas rumah kaca,"ujarnya lebih lanjut

Pertemuan itu diharapkan seluruh Gubernur GCF akan mengggerakan pendekatan kolaboratif untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan terkait hutan di seluruh negara bagian dan provinsi. Dan juga mengenai pentingnya kemitraan yang mendorong rantai pasok yang berkeberlanjutan dan bagaimana cara untuk langsung melibatkan masyarakat adat dan komunitas lokal dalam strategi pembangunan rendah emisi.

Reporter : Rudi    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0