18 November 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Demo Sopir Angkot, Penumpang Dibantu Polisi dan Satpol PP


Demo Sopir Angkot, Penumpang Dibantu Polisi dan Satpol PP
Titik mogok massal angkot juga terjadi di wilayah Batu Ampar. (klik)

KLIKBALIKPAPAN.CO - Demo menolak keberadaan angkutan atau taksi online di Balikpapan, dilakukan lagi, Rabu, 11/10/2017. Dalam tahun 2017, demo serupa sedikitnya sudah dilakukan tiga kali.

Tapi, kali ini, demo yang dilakukan gabungan sopir angkot dan taksi konvensional sempat menurunkan secara paksa penumpang yang sudah menaiki angkutan kota.

"Turun, turun, ayo semua penumpang turun," teriak sopir yang mencegat angkot di area persimpangan Muara Rapak. Para penumpang, mau tak mau terpaksa turun.

Kendati demikian, mereka tidak dikenai tarif. Sopir angkot kompak mogok massal di beberapa titik. Selain angkot, sopir taksi juga melakukan aksi mogok serupa.

Konsentrasi pemogokan juga terjadi di Jalan Jendral Sudirman depan gedung Walikota Balikpapan. Bahkan jejeran taksi memanjang sampai Taman Bekapai.

Di tempat lain, ada lagi titik pemogokan. Seperti di Simpang Tiga Terminal Batu Ampar, Kilo 4. Akibatnya para penumpang terlantar di jalan.

Tapi untung saja, di SPBU sekitar wilayah itu terdapat bus polisi. "Naik Bu, ayo sini," ajak seorang lelaki, yang mengajak perempuan baya naik bus polisi, 11/10/2017 pagi.

Selain bus tiga perempat bertuliskan Polres Balikpapan, ada pula bantuan polisi lain yang membantu penumpang terlantar. Mereka diangkut dengan mobil polisi bak terbuka.

Polisi membantu penumpang yang terlantar di depan Terminal Batu Ampar. Beberapa penumpang pun tampak tertawa.

Di daerah itu juga tampak mobil Satpol PP Balikpapan membantu mengangkut penumpang.

Sedangkan titik konsentrasi terbesar sopir angkot dan taksi yang mogok, berada di jalan Jenderal Sudirman. Ratusan sopir ini menuju ke DPRD Balikpapan untuk berdemonstrasi bersama ribuan sopir lainnya.

Bahkan satu jalur jalan protokol di Jenderal ditutup oleh para sopir sehingga arus lalu lintas sempat padat merayap sekitar dua kilometer.

Reporter : Cunyu    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0