18 November 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Enam Tembakan, Dokter Helmi Tembak Istrinya dari Jarak Dua Meter


Enam Tembakan, Dokter Helmi Tembak Istrinya dari Jarak Dua Meter
Dokter Helmi tega menembak mati istrinya dokter Letty dengan jarak dua meter. (mdk)

KLIKBALIKPAPAN.CO - Dalam prarekonstruksi terungkap, dokter Ryan Helmi, menembak istrinya dokter Letty Sultri, dari lubang jendela ruang kerja korban di Klinik Az Zahra, Jakarta Timur.

Hanya berjarak dua meter dari luar ruangan, revolver berisi enam peluru, memberondong tubuh Letty.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan, Helmi membidik dari kaca loket karena korban mengunci ruangan setelah cekcok.

Korban yang bersembunyi di balik kursi, tak terselamatkan lantaran peluru langsung menembus jantungnya.

"Ruang loket kaca itu masukan senjata api. Kemudian korban sempat sembunyi di balik kursi," ujar Hendy di klinik Azzahra Medical Centre, saat prarekonstruksi, kemarin.

"Jarak cuma dua meter," ujarnya, sambil menambahkan, tembakan yang dilepaskan pun tidak hanya sekali saja. Revolver beramunisi enam peluru langsung dihabiskan.

Tiga peluru bersarang di tubuh korban. Dua di dada dan satu di paha. Sisanya belum ditemukan.

Penembakan suami pada istrinya yang sama-sama berprofesi dokter itu menghebohkan masyarakat Indonesia. Pasangan yang telah menikah lima tahun itu, sebelumnya memang sering cekcok.

Anggota keluarga sejak awal sudah curiga dengan perubahan fisik Letty setelah dinikahi Helmi.

Saat bertemu keluarga, sering kali ada luka lebam di bagian tubuhnya. "Setiap ditanya sama ibu atau kakak kenapa tangan biru? Jatuh katanya. Tapi kejadian itu terus berlangsung," kata Afifi, kakak kandung Letty.

Keduanya berkenalan di akun media sosial Facebook. Beberapa bulan kemudian, Letty mengenalkan Helmi pada keluarga.

Saat itu, keluarga tak melihat ada yang aneh dengan sosok pria yang mengaku lulusan kedokteran kampus Trisakti.

Perangai buruk Helmi mulai terlihat setelah dia resmi mempersunting Letty. Bahkan semakin menjadi-jadi dalam lima tahun terakhir.

Sebagai kepala rumah tangga, Helmi tak punya pekerjaan tetap setelah dipecat dari klinik kecantikan, tempatnya dulu bekerja.

Sejak itu pula, hidupnya lebih banyak luntang lantung. Selebihnya, menghabiskan waktu dengan main game dan bila tak ada uang, Letty akan dipalak.

"Dokter tapi tidak bekerja, tidak memberi nafkah. Dulunya awal menikah, bekerja di klinik kecantikan kemudian keluar, habis itu enggak tahu keluar, enggak kerja lagi. Setiap diberi pekerjaan oleh almarhumah, tidak bertahan lama," ungkap Afifi.

Reporter : Desi Nirmala/ Mdk    Editor : Nikita Farmela



Comments

comments


Komentar: 0