18 November 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Tak Mau jadi Istri Durhaka, Dokter Letty Bertahan Meski Sering Disiksa


Tak Mau jadi Istri Durhaka, Dokter Letty Bertahan Meski Sering Disiksa
Pasangan suami istri yang berprofesi sebagai dokter. Namun sang suami tega membunuh istrinya. (mdk)

KLIKBALIKPAPAN.CO - Nyawa dokter cantik Letty Sultri akhirnya harus berakhir di tangan suami, dokter Ryan Helmi.

Letty tewas ditembak suaminya sendiri dengan enam peluru. Tiga peluru bersarang di tubuhnya.

Kakak Kandung Letty, Yeti Rahman mengungkap, meski fisik dan hati adiknya berulang kali terluka, Letty tetap mempertahankan bahtera rumah tangganya.

Menurut Yetti, kekejaman Helmy tak hanya sekali saja melakukan kekerasan dalam rumah tangga.

"Sudah beberapa kali KDRT sebenarnya sudah ketakutan, ketika itu pihak keluarga men-support supaya ada keberanian membela diri, tapi korban masih juga mau jadi istri shalehah bagi Helmy," kisah Yetty, kemarin.

Bahkan berkali-kali disiksa hati dan fisiknya, almarhum Letty tetap berusaha berbakti pada suaminya.

"Letty tetap seperti istri melakukan kewajiban dia," ujarnya. Bahkan perlakuan KDRT oleh Helmy nyaris membakar dan menyeret Letty.

Namun ancaman itu belum sempat dilakukan, ternyata Helmy menembak mati sang istri dengan enam tembakan.

Tak hanya kejam dalam melakukan KDRT. Helmy juga tak pernah memberi nafkah. Bahkan ingin menguasai harta Letty.

Termasuk saat membeli senjata api, uang yang dia pakai hasil penjualan mobil milik Letty senilai Rp 45 juta.

Tapi, lanjut Yetti, tak ingin dianggap sebagai istri durhaka Letty tetap mempertahankan rumah tangganya.

"Bahkan, lagi-lagi Letty berusaha menutup rapat perilaku Helmi kepadanya," bebernya.

Namun upaya menutupi bangkai Helmi akhirnya tercium keluarga. Kesal mendengar ulah Helmi pada Letty, keluarga menyarankan berpisah.

"Tapi saat itu, Letty tetap terus memilih bertahan karena tak mau jadi istri durhaka," kisah Yetty.

Reporter : Desi Nirmala/ Mdk    Editor : Nikita Farmela



Comments

comments


Komentar: 0