18 Juli 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Bawaslu Investigasi Dugaan Kecurangan di Pilgub Kaltim


Bawaslu Investigasi Dugaan Kecurangan di Pilgub Kaltim
Ketua Bawaslu Kaltim, Syaiful. (Klik)

KLIK BALIKPAPAN.CO - Bawaslu Kaltim melakukan investigasi dugaan kecurangan di Pilgub Kaltim 2018.

Ketua Badan Pengawas Pemilu Kaltim, Saiful Bachtiar mengatakan, saat ini pihaknya sedang menggelar pendalaman kajian atas laporan mencoblos lebih dari satu kali.

Menurut Saiful, kejadian itu berlangsung di Berau dan Samarinda. "Kasusnya sama. Kami akan dalami potensi yang akan terjadi atas pelanggaran ini," tuturnya.

Saiful memastikan, jika pelanggaran itu terbukti maka bakal diancam sanksi pidana. Untuk itu pihaknya masih memelajari alat buktinya sehingga dapat menentukan langkah yang diambil.

Kendati demikian, Saiful belum berani memastikan apakah pelanggaran seperti ini dapat berpotensi pada pemungutan suara ulang. Pihaknya masih fokus mendalami alat bukti.

Menurutnya, kontrol yang dilakukan melalui Formulir C6 dan daftar hadir di TPS. Selain itu meminta keterangan dari petugas di TPS.

"Ini untuk permulaan," tegasnya. Selain pelanggaran tersebut, pihaknya menjumpai 50 surat suara yang sudah dicoblos belum ditandatangani ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara di Samarinda.

"Kami ingin lihat bukti awal kemudian akan dikembangkan," paparnya. Saiful sendiri tidak mengetahui alasan ketua KPPS tidak menandatangani surat suara itu. Ia memastikan ini sebuah temuan. Lantaran yang tidak ditandatangani hanya 50 surat suara.

Padahal, di sana ada 200 daftar pemilih tetap. Sedangkan jika semua surat suara tidak ditandatangani, berarti ketua KPPS tidak memahami aturan.

Hasil sementara dari Quick count Pilgub Kaltim, menurut Lingkaran Survei Indonesia Denny JA bersama Jaringan Isu Publik, pasangan Isran Noor - Hadi Mulyadi masih unggul.

Quick count dilakukan pada hari perhitungan suara, Rabu (27/6) dengan mengambil sampel sebanyak 380 TPS se-Kaltim, dengan margin of error sebesar 1 persen.

Rinciannya, Andi Sofyan Hasdam-Rizal Effendi memperoleh 21,08 persen, Syaharie Jaang-Awang Ferdian Hidayat 23,08 persen.

Kemudian pasangan nomor urut tiga Isran Noor-Hadi Mulyadi 31,27 persen, dan Rusmadi Wongso-Safaruddin 24,58 persen dengan data masuk mencapai 100 persen.

Reporter : Nina Karmila/ Int    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0