24 September 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Hasil Rekapitulasi Suara, Rizal Effendi Keok di Balikpapan


Hasil Rekapitulasi Suara, Rizal Effendi Keok di Balikpapan
Walikota Rizal Effendi gagal dalam Pilgub Kaltim. (Klik)

KLIKBALIKPAPAN.CO - Empat kabupaten/kota di Kaltim yakni Balikpapan, Kutim, PPU, dan Paser sudah mulai menggelar rapat pleno rekapitulasi suara.

Hasilnya, Isran-Hadi meraih kemenangan di dua kabupaten, yakni Paser dan PPU. Sedangkan Walikota Balikpapan Rizal Effendi yang berpasangan dengan Sofyan Hasdam, justru kalah di kotanya sendiri.

Sejak awal kepercayaan warga Balikpapan memang telah runtuh terhadap kepemimpinan Rizal Effendi. Pada Pilgub Kaltim pun akhirnya warga membuktikan.

Balikpapan sendiri didominasi pemilih Rusmadi - Safaruddin. Pasangan ini menguasai suara di kota banjir Balikpapan. Mereka memperoleh 83.491 suara.

Dari 6 kecamatan, Rusmadi-Safaruddin menguasai 3 kecamatan, yakni Balikpapan Kota, Balikpapan Barat, dan Balikpapan Timur.

Selanjutnya, pasangan Isran-Hadi meraih suara signifikan di hampir semua kecamatan, khususnya Balikpapan Tengah dan Utara.

Sedangkan Syaharie Jaang-Awang Ferdian menang di Kutai Timur. Pasangan ini meraih suara terbanyak dengan 32. 464 suara, disusul Isran-Hadi 30.949 suara. Posisi ketiga Rusmadi-Safaruddin 20.296 suara, dan urutan bontot Sofyan-Rizal dengan raihan 17.254 suara.

Komisioner KPU Kaltim Divisi SDM, Sosialisasi, dan Partisipasi Masyarakat, M Syamsul Hadi berharap hasil rekapitulasi KPU seluruh Kabupaten/Kota diharapkan bisa selesai pada 6 Juli.

Data hasil rekapitulasi per kabupaten/kota inilah yang nantinya akan dibawa ke KPU Provinsi untuk dilakukan rekapitulasi akhir. Jadwalnya, dilakukan pada 8 Juli mendatang.

Dalam rapat pleno terbuka pada 8 Juli nanti, KPU akan mengundang beberapa pihak tekait, termasuk empat paslon peserta Pilgub Kaltim 2018.

"Bawaslu, KPU Kabupaten/Kota pasti diundang. KPU Kabupaten/Kota yang nanti mempresentasikan hasil rekapitulasi masing-masing daerah. Kami undang pula Polda, Polres Samarinda dan Pangdam," tutur Syamsul.

Hal-hal seperti perbedaan suara, hingga kemungkinan adanya laporan kecurangan, juga akan dibahas dalam rapat pleno tingkat provinsi tersebut.

Untuk penetapan pemilih baru dilakukan tiga hari setelah hasil rekapitulasi keluar.

"Tanggal 8 Juli itu baru rekapitulasi. Di sana akan diketahui, siapa paslon peraih suara terbanyak. Tiga hari setelah itu, baru kami lakukan penetapan," jelasnya.

Reporter : Nina Karmila    Editor : Klik Balikpapan



Comments

comments


Komentar: 0