17 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Ustad Abdul Somad: HUT RI Ke-73 Istimewa


Ustad Abdul Somad: HUT RI Ke-73 Istimewa
Ustadz Abdul Somad bersama Wapres Jusuf Kalla. (Gi)

KLIKBALIKPAPAN.CO - Nikmat kemerdekaan yang dirasakan seluruh rakyat Indonesia harus disyukuri. Pernyataan itu disampaikan Ustaz Abdul Somad saat memberi tausiah pada ribuan jamaah yang menghadiri tabliq akbar menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-73.

"Kemerdekaan bangsa kita yang sekarang dinikmati seluruh rakyat harus disyukuri dengan keimanan dan ketaqwaan karena semuanya adalah anugerah Allah," ujarnya di Banjarbaru, Kalsel, Rabu, 15/8/2018.

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Murjani depan Balaikota Banjarbaru itu dihadiri Wali Kota, Nadjmi Adhani dan Wakil Wali Kota, Darmawan Jaya, unsur Forkopimda, dan ribuan jamaah.

Menurut Ustadz yang biasa disingkat UAS, keimanan dan ketakwaan selain sikap makhluk yang pandai bersyukur juga sebagai penghargaan pada pejuang kemerdekaan bangsa yang penuh pengorbanan.

"Kemerdekaan yang diraih bangsa kita melalui pejuang tidaklah mudah karena dipenuhi perjuangan sangat berat, penuh darah dan airmata hingga mengorbankan jiwa raga," ujarnya berapi-api.

Ditekankan Ustadz kondang tanah air itu, peringatan HUT kemerdekaan RI yang dilakukan Pemkot Banjarbaru sangat berbeda dibanding daerah lain yang merayakannya dengan pelbagai cara.

"Daerah lain mengisinya dengan berbagai cara seperti lomba-lomba dan kegiatan penyemangat lainnya, tetapi di Banjarbaru beda karena diisi dengan tabliq akbar yang tujuannya meningkatkan keimanan," katanya.

Dikatakan, kemerdekaan yang dinikmati seluruh rakyat Indonesia sejatinya diisi berbagai hal positif sehingga perjuangan pahlawan yang rela mengorbankan jiwa dan raga tidak sia-sia.

"Khusus peringatan HUT RI pada 2018 ini sangat istimewa karena tepat hari Jumat sama seperti peringatan 73 tahun yang lalu. Istimewa karena hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam atau penghulu hari," tandasnya.

Ustadz Abdul Somad sangat mengerti dan mengenal sejarah tanah Banjar dan juga para ulama yang berasal dari Kalimantan Selatan. Hal itu ia kisahkan dalam kutipan tausiah.

Selain mengajak berysukur dan mengisahkan sejarah Banjar, UAS berpesan agar orangtua senantiasa menjaga anak-anak supaya terhindar darinarkoba, pergaulan seks bebas dan hal negatif lain yang merusak.

Reporter : Deni Nuswantara/ Rol    Editor : KLIK Group



Comments

comments


Komentar: 0