14 November 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Paska Gempa Lombok Gelap Gulita, Satu Dusun di Pulau Bungin Dilalap Api


Paska Gempa Lombok Gelap Gulita, Satu Dusun di Pulau Bungin Dilalap Api
Usai gempa satu dusun di Pulau Bungin Dilalap api. (Ist)

KLIKBALIKPAPAN.CO - Musibah demi musibah seolah tak henti menghampiri Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gempa demi gempa masih terus mengguncang. Bahkan setelah gempa, ditimpa musibah kebakaran.

Kota Mataram, Lombok pun, gelap gulita, Minggu, 19/8/2018 malam. Gelap gulita terjadi di Kota Mataram usai terjadi gempa kekuatan 7 SR pada pukul 21.56 WIB dan 23.00 WIB.

Saat terjadi guncangan, warga berhamburan ke luar dan anak-anak menangis ketakutan. Khususnya warga yang tinggal di Jalan KH Mas Mansyur sampai sekarang belum berani kembali ke rumah mereka bertahan di luar rumah karena khawatir bangunan yang ditinggalinya ambruk.

Kekuatan gempa yang terjadi kali ini sama dengan gempa pada 5 Agustus 2018 lalu. "Sekarang warga masih bertahan di luar rumah," kata wartawan Antara di Lombok.

Diperkirakan, padamnya lampu itu terjadi di seluruh Pulau Lombok. "Suasana mencekam terasa sekali, dan anak-anak pada menangis ketakutan," katanya.

Sebelum gempa malam ini, siang tadi dua gempa terjadi. Gempa berkekuatan 6,5 SR tersebut terjadi empat menit setelah gempa berkekuatan 5,4 SR pukul 12.06 WITA yang berlokasi di 8.29 lintang selatan, 116.62 bujur timur atau 25 km arah timur laut Kabupaten Lombok Timur dengan kedalaman 10 km.

Usai gempa malam hari, disusul musibah kebakaran yang melanda pemukiman warga di Pulau Bungin, NTB. Satu dusun habis dilalap api. Aparat TNI dan warga masih berupaya memadamkan kobaran api.

"Ya, ada kebakaran pascagempa barusan," jelas Komandan Kodim 1607/Sumbawa Besar Letnan Kolonel Samsulhuda.

Samsulhuda mengatakan saat kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Ia menambahkan saat ini petugas pemadam kebakaran sedang mengarah ke lokasi kebakaran.

"Kemungkinan korsleting listrik. Kemudian satu unit damkar menuju ke sana. Aparat TNI dan warga berusaha memadamkan. Info terakhir api masih coba dijinakkan," jelas Samsulhuda.

Reporter : Nina Karmila/ Int    Editor : KLIK Group



Comments

comments


Komentar: 0