13 November 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Balikpapan Kumpulkan Donasi Miliaran, Kirim Puluhan Kontainer untuk Korban Gempa


Balikpapan Kumpulkan Donasi Miliaran, Kirim Puluhan Kontainer untuk Korban Gempa
Lokasi gempa rata disapu gempa tsunami. (Gi).

KLIKBALIKPAPAN.CO – Sebanyak 27 kontainer dikirim dari Balikpapan untuk mengangkut bantuan bagi para korban bencana gempa tsunami di Sulawesi Tengah. Pemkot Balikpapan sendiri telah membuka posko bantuan selama 10 hari.

Sekretaris Tim Penanganan Pengungsi dan Pengumpulan Sumbangan Korban Bencana Gempa Bumi dan Tsunami Balikpapan, Zulkifli, menjelaskan selama 10 hari Pemkot Balikpapan membuka posko bantuan yang berhasil menghimpun dana sekitar Rp 1,2 miliar lebih."Jumalh itu, update per 10 Oktober,” jelasnya.  

Zulkifli mengingatkan kepada staf agar berhati-hati memasukan data. “Jangan sampai ada yang dobel," ingatnya. Donasi uang tunai yang terkumpul Rp 1.059.763.100 dan donasi via rekening terkumpul Rp 207.940.854. Total dana sekitar Rp 1.267.703.954.

Terkait pemberangkatan kontainer untuk logistik, Dirut PT Kaltim Kariangau Terminal M Basir, mengatakan puluhan kotainer diberangkatkan melalui kapal laut. Ia memperkirakan kapal akan berlayar selama 12-13 jam dari Pelabuhan KKT Balikpapan sampai Pelabuhan Pantoloan Palu, Sulteng. Kapal berangkat sejak Kamis, 11/10/2018.

“Puluhan kontainer itu diangkut menggunakan kapal Curug milik PT Tempuran Mas atau Temas Line,” ujarnya, kemarin. Bantuan kemanusiaan itu berasal dari banyak pihak, mulai personal sampai lembaga dan instansi.

Ada juga  bantuan daru Polda Kaltim, Kalsel, Kalteng, Bangka Belitung, Sespim Polri, APBI, IOF, PT KTT dan Pemkot Balikpapan.

Basir menjelaskan,  sebanyak 27 kontainer itu beiris kebutuhan makanan, selimut, tenda, dan kebutuhan lain yang dikira mendesak untuk korban.  “Sebelumnya bantuan logistik sudah dua kali diberangkatkan,” paparnya.  

Ia berharap pengiriman bantuan bisa membantu meringankan beban penderitaan para korban gempa bumi dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala.

Reporter : Yuyun Nirmala/ Int    Editor : KLIK Group



Comments

comments


Komentar: 0