17 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Jenazah Plt Kepala BPK Babel Korban Lion Air Teridentifikasi


Jenazah Plt Kepala BPK Babel Korban Lion Air Teridentifikasi
Jenazah yang telah teridentifikasi. (Dtk)

KLIKBALIKPAPAN.CO - Jenazah Plt Kepala Perwakilan BPK Bangka Belitung Harwinoko telah teridentifikasi melalui DNA anaknya, Erick Satya Wicaksono (23).

Harwinoko menjadi salah satu korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 PK-LQP.

Hary Pradjitno (65), kakak kandung Harwinoko menyatakan, polisi mengabari pihak keluarga kalau jasad adiknya teridentifikasi sekitar pukul 15.30 WIB.

Menurutnya, pihak keluarga yang datang ke Jakarta juga tidak sempat melihat jasad Harwinoko. Sehingga tidak tahu apakah jasad Harwinoko utuh atau tidak.

"Sudah teridentifikasi, begitu keluarga dihubungi peti jenazah sudah siap. Tidak ada kesempatan keluarga untuk melihat. Udah segel," tutur Hery.

Ia melanjutkan, "Yang penting sudah ditemukan, sudah diidentifikasi, sudah diverifikasi, sudah rekonsilisasi, ketemu baru diserahkan. Keluarga bisa menerima, sangat menerima."

Jenazah almarhum Harwinoko tiba di rumah duka di Jalan Palayu, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor sekitar pukul 19.30 WIB menggunakan ambulan milik RS Polri, Minggu, 4/11/2018. 

Selain Kepala BPK Babel, tiga jaksa dan satu staf juga ikut menjadi korban kecelakaan pesawat Lion.

Kejaksaan Agung memastikan ada anggotanya yang berada di dalam pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan utara Karawang, Jawa Barat. Setidaknya ada tiga jaksa dan seorang staf tata usaha kejaksaan.

"Sementara yang tertera dalam manifes itu benar adalah warga Adhyaksa," jelas Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Mukri.

Mukri mengamini empat orang yang terdiri dari 3 jaksa dan seorang staf tata usaha menjadi korban. Mereka adalah Andri Wiranofa (Jaksa Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung).

Kemudian, Dody Junaedi (Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Pangkalpinang), Shandy Johan Ramadhan (Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri Bangka Selatan), dan Sastiarta (staf Tata Usaha Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung).

Selain itu, menurut Mukri, ada seorang korban lain bernama Nia Sugiyono, istri dari Andri Wiranofa. Nia turut berada di dalam pesawat itu.

Sampai kemarin, Minggu (4/11), tujuh jenazah penumpang Lion Air PK-LQP telah teridentifikasi dan diserahkan ke pihak keluarga. Proses penyerahan jenazah diwarnai suasana haru. 

Penyerahan dilakukan Wakil Kepala RS Polri Kombes Hariyanto kepada perwakilan keluarga. Hariyanto menyatakan rasa duka yang mendalam dari Tim DVI RS Polri kepada keluarga. 

"Menindaklanjuti hasil identifikasi pada sore ini ada tujuh jenazah yang berhasil diidentifikasi dan kami serahkan jenazah yang sudah teridentifikasi ini kepada keluarga," tutur Hariyanto, kemarin.  

Hingga saat ini total jenazah yang telah teridentifikasi menjadi 14 orang. Adapun keenam penumpang yang teridentifikasi melalui DNA berasal dari potongan tubuh yang ada di 24 kantong jenazah yang ditemukan pada hari pertama.

Reporter : Nina Karmila/ Int    Editor : KLIK Group



Comments

comments


Komentar: 0