17 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Kementerian PUPR: Samarinda Rawan Banjir


Kementerian PUPR: Samarinda Rawan Banjir
Banjir di Kawasan Pramuka Samarinda. (Klik)

KLIKBALIKPAPAN.CO - Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, merilis kota-kota di Indonesia yang rawan banjir. Salah satunya, Samarinda, Kaltim.

Samarinda masuk dalam daftar 20 kota rawan banjir yang diberi perhatian besar pemerintah. Kota lainnya: Medan, Jakarta, Bandung, Surabaya, Solo, Padang, Pekanbaru.

Kemudian Jambi, Bandar Lampung, Pontianak, Makassar, Ambon, Manado, Gorontalo, Kendari, Palembang, Jayapura, Sorong, dan Palu.

Sebanyak 20 kota rawan banjir itu menjadi perhatian khusus Kemeterian PUPR untuk mencegah terjadinya bencana lebih besar di kemudian hari.

Untuk itu, menurut Dirjen SDA Suprayogi, pihaknya mengantisipasi langkah perbaikian fisik dan non fisik menghadapi banjir yang berpotensi terjadi akhir 2018 hingga 2019.

Supryogi berujar, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, musim hujan mulai terjadi sejak Oktober dan puncak musim hujan umumnya di Januari-Februari 2019.

Kementerian PUPR, sambungnya, turut menyiagakan Posko Siaga di 34 Balai/Balai Besar Wilayah Sungai dan 1 Posko Pusat.

"Seluruh balai besar juga telah melakukan penelusuran terhadap sungai-sungai utama sepanjang 54,217 km. Hasil penelusuran, sepanjang 42,11 km dalam kondisi kritis," ingatnya, belum lama ini.

Menurutnya Kementerian PUPR melakukan manajemen banjir secara tahun jamak yang masih berlanjut hingga sekarang.

Ia mengklaim, sebagai langkah mengantisipasi banjir, Kementerian PUPR sejak tahun 2015-2018 telah menormalisasi sungai, tanggul banjir atau kanal sepanjang 142 kilometer di lokasi tertentu.

"Termasuk pembangunan pintu air 16 unit, kolam retensi 2 unit, dan pembangunan sistem pompa 2 unit. Total biaya mencapai Rp 4,4 triliun," katanya.

Selain itu, Kementerian PUPR memantau setiap hari mulai pencegahan hingga penanggulangan bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

"Apabila terjadi banjir, penanggulangan ini adalah tugas BNPB, kami sebagai pendukung. Kita beri bantuan, peralatan, bantuan komunikasi, posko-posko kita buka."

Reporter : Nina Karmila    Editor : KLIK Group



Comments

comments


Komentar: 0