19 Februari 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

HMI Badko Kaltim-Tara Tuntut Kapolres Balikpapan Dicopot


HMI Badko Kaltim-Tara Tuntut Kapolres Balikpapan Dicopot
Ketua Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan dan Pemuda Badko Kaltim-Tara, Iskandar. (dok)

KLIKBALIKPAPAN.CO - Peristiwa pemukulan polisi terhadap mahasiswa dan wartawan berbuntut panjang. Insiden tersebut terjadi saat elemen mahasiswa Balikpapan melakukan unjuk rasa menuntut kasus korupsi di kota ini, Senin, 11/2/2019.

Ketua Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan dan Pemuda Badko Kaltim-Tara atau PTKP BADKO HMI KALTIM-TARA , M. Iskandar Zulkarnain, menyesalkan kejadian tersebut.

Pihaknya menuntut Kapolda Kaltim agar Kapolres Balikpapan dicopot dari jabatannya. Ada tiga tuntutan yang didesak HMI Badko Kaltim-Tara.

"Copot Kapolres Balikpapan, Polda segera melakukan evaluasi terhadap Polres se-Kaltim dan hentikan represifitas pada gerakan mahasiswa," ujar Iskandar, dalam rilisnya yang diterima KLIK, Senin malam.

Berikut pernyataan lengkap sikap HMI Badko Kaltim- Tara:

Assalamualaikum wr.wb.,

“Kebebasan berserikat, berkumpul, dan menyatakan pendapat adalah hak setiap warga negara Indonesia” begitulah seharusnya Demokrasi di Indonesia dijalankan namun kalimat ini hanya menjadi pajangan semata dalam UUD 1945 dan tidak di jalankan oleh pihak aparat kepolisian.

BALIKPAPAN 11 Februari 2019. Telah berlangsung aksi damai yang diadakan oleh kelompok Cipayung Balikpapan, yang terdiri dari organisasi mahasiswa yaitu Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dalam rangka memberikan evaluasi bagi pemerintah Kota Balikpapan bertepatan HUT Kota Balikpapan ke-122 tahun.

Bukannya disambut baik oleh Pemerintah Kota Balikpapan namun gerakan mahasiswa ini disambut dengan pukulan represif dari aparat kepolisian hingga mengorbankan 13 mahasiswa.

Enam di antaranya adalah kader Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Balikpapan yang terdiri dari Ketua Umum, Sekretaris umum dan beberapa kader lainnya.

Aksi damai yang dilakukan Cipayung Balikpapan membawa rangkuman kasus Korupsi RPU dan TPU serta permasalahan lain yang terjadi di Kota Balikpapan dalam Rapor Merah yang akan diserahkan kepada pemerintah.

Rapor merah ini merupakan kritik dan evaluasi bagi perjalanan Kota Balikpapan, namun yang didapatkan oleh gerakan rakyat ini adalah represifitas aparat.

Represifitas aparat kepolisian terhadap gerakan tidak hanya terjadi sekali namun telah berkali-kali mulai dari gerakan mahasiswa, petani hingga gerakan rakyat lainnya.

Hal ini kemudian menjadi evaluasi bagi pihak kepolisian dalam menjalankan tugasnya yang sudah tidak sesuai dengan tugas dan fungsinya dalam menjaga keamanan dan mengayomi rakyat. Maka dari itu, menuntut KAPOLDA KALTIM:

1. COPOT KAPOLRES KOTA BALIKPAPAN

2. POLDA KALTIM MENGEVALUASI KAPOLRES SE-KALTIM

3. HENTIKAN REFRESIFITAS TERHADAP GERAKAN MAHASISWA

Selain itu juga menghimbau semua PTKP Cabang di wilayah BADKO HMI KALTIM-TARA untuk melakukan Aksi solidaritas dan kepada HMI Cabang Balikpapan agar tetap mengawal hingga tuntas permasalahan Korupsi dan permasalahan lainnya di Kota Balikpapan.

Billahitaufiq Walhidayah
Wassalamualaikum Wr. Wb

Ttd,
Muhammad Iskandar Zulkarnain
PTKP BADKO HMI KALTIM-TARA

Reporter : Devi Andriani    Editor : KLIK Group



Comments

comments


Komentar: 0