19 Februari 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Ketua HMI Balikpapan: Klimaksnya Polisi Kemeja Putih Provokatif


Ketua HMI Balikpapan: Klimaksnya Polisi Kemeja Putih Provokatif
Ketua HMI Balikpapan, Rizqi Usman. (Klik)

KLIKBALIKPAPAN.CO - Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam Balikapan, Rizqi Usman, menilai peristiwa pemukulan terhadap peserta aksi diawali tindakan provokatif polisi.

Rizqi, yang juga menjadi salah satu korban memaparkan awalnya unjuk rasa berlangsung damai. Tiba-tiba terjadi kericuhan yang berlangsung sangat cepat.

"Pertama saya melihat Korlap Yoseph dipukul polisi duluan. Nah ini kan bentuk provokasi dari pihak kepolisian," papar Rizqi, ditemui di RS Pertamina Balikpapan, Senin 11/2/2019 malam.

Ia menduga hal itu dilakukan dengan sengaja. "Yang jelas polisinya memakai baju putih rapi. Tiba-tiba ia memukul korlap aksi kami, Yoseph. Polisi masih terus melakukan provokasi terhadap barisan kami. Itu klimaksnya," tutur Rizqi. 

Setelah pemukulan tersebut, sambung Rizqi, suasana makin memanas. Saat itulah ia menjadi korban represifitas kepolisian.

"Saya tiba-tiba dipeteng. Leher saya ditarik, lalu jatuh. Teman-teman tidak sempat melindungi. Kemudian saya ditendang, diinjak-injak. Bibir saya pecah. Di bagian dada kiri saya sangat sakit," tuturnya.

Setelah itu ia tidak sadarkan diri. "Lalu saya diberikan suplemen oksigen dari PMI. Setelah itu saya sadar, tapi seluruh tubuh tidak bisa digerakan," terangnya.

Rizqi pun segera dilarikan ke RS Pertamina Balikpapan. "Badan saya penuh memar akibat tindak represif aparat kepolisian," tuturnya.

Pihaknya berencana melaporkan kasus ini. "Tindakan represifitas ini pastinya akan kami bawa ke ranah hukum," ujarnya.

Kapolres Balikpapan, Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra, berjanji akan melakukan pemeriksaan terhadap anggotanya. Apakah menyalahi protap atau tidak.

"Bila terbukti ada polisi yang melakukan pelanggaran, akan kita proses. Saya akan bertanggung jawab," janji Wiwin.

Reporter : Dicky Sera    Editor : KLIK Group



Comments

comments


Komentar: 0