25 Mei 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Viral Ditilang soal Dokumen Cabai ke Samarinda, Sopir Nilai Ini Sejarah


Viral Ditilang soal Dokumen Cabai ke Samarinda, Sopir Nilai Ini Sejarah
Oknum PJR Polda Kaltim. (SS)

KLIKBALIKPAPAN.CO - Sebuah video viral beredar di lini masa yang dibagikan di akun Facebook Yuda Bagus Sangkala.

Sejak dibagikan per 17 Februari 2019 hingga Selasa sore, 19/2, video berdurasi 8 menit 13 detik itu telah dibanjiri ribuan komentar.

Sampai pukul 17.30 Wita video itu dipenuhi 9.582 komentar dan mendapat 1.964 tanggapan serta telah dibagikan sebanyak 6.803 kali.

Video tersebut merekam ulah polisi Kaltim yang menilang seorang pria dengan dalih tidak membawa surat dokumen barang yang dibawaanya. Barang yang dimaksud adalah lombok atau cabai yang diantar dari kebun.

Alhasil pria tersebut tidak terima atas pelanggaran yang dituduhkan polisi. Menurutnya, tidak ada aturan terkait yang mewajibkan pengendara membawa dokumen cabai dari kebun.

Selasa sore, 19/2/2019, KLIK menghubungi Yuda Bagus, yang mengunggah video tersebut di akun pribadinya.

Yuda memaparkan peristiwa itu menimpa temannya bernama Abi Sala. Yuda membenarkan peristiwa yang ada dalam video tersebut.

"Karena tidak ada Pasal nya ditilang dengan alasan tidak membawa dokumen cabai dari kebun. Aturan apa itu? Makanya saya bagikan di Facebook untuk mengetahui apakah tindakan polisi itu dibenarkan atau tidak," tutur Yuda dari balik gawainya.

Yuda pun merekomendasikan pada KLIK untuk bicara langsung pada sopir terkait, teman satu profesinya yang bernama Abi.

Abi Sala mengamini apa yang ada dalam video tersebut. Saat itu ia bersama teman sesama sopir pick up bermaksud mengantarkan cabai ke Samarinda.

Dalam perjalanan di Poros Balikpapan Samarinda, ia ditilang dengan alasan tidak ada dokumen cabai dari kebun. Bersamaan dengan itu, temannya yang membawa nanas dari kebun juga ikut ditilang.

"Akhirnya direkam sama teman saya. Lalu dibagikan sama Yuda. Tadinya untuk memberi tahu teman-teman sesama Club Pick Up. Gak duga juga ternyata videonya viral," ujar Abi.

Ia merasa heran dengan alasan tilang yang dinilainya dibuat-buat. Padahal segala surat kendaraan lengkap. Kata Abi, SIM hidup, KIR baru diperpanjang.

"Masa kesalahan saya ditilang karena tidak ada dokumen lombok dari kebun. Sejak kapan pakai dokumen. Ini sejarah," ujarnya tertawa. Abi mengaku telah malang melintang di dunia pengangkutan barang-barang hasil kebun.

"Tapi ya baru kali ini ditanyakan dokumen lombok. Siapa yang mengeluarkan, kan aneh sekali. Dibuat-buat," ujarnya.

Lain hal, sambungnya, jika barang yang dibawanya berasal dari luar negeri atau dikirim ke luar negeri. "Hasil pangan lokal dokumen apa. Aturannya mana. Apalagi dari kebun. Aneh kan," ujarnya.

Saat videonya menjadi viral, lanjut Abi, pihak kepolisian segera meresponnya. Bahkan, ia disambangi polisi ke rumahnya untuk menuntaskan masalah penilangan itu.

"Polisi ke rumah saya untuk menyelesaikannya," ujar Abi. Pengakuan polisi yang diterima Abi, oknum aparat yang menilangnya berasal dari PJR Polda Kaltim.

"Saat ini sedang diproses oleh Propam. Tapi benar tidaknya, saya tidak tau. Itu kata polisi yang datang ke rumah saya," ujar Abi.

Tapi, ia mendapat jaminan masalah itu selesai tanpa perlu mengikuti sidang. Surat tilangnya ditarik, tapi SIM nya belum dikembalikan.

"Katanya untuk pemeriksaan oknum polisi itu. Apakah untuk barang bukti atau tidak, saya tidak tahu. Yang penting masalah ini sudah selesai. Saya juga telah memaafkan oknum itu," ujar Abi.

Kendati demikian, dari informasi yang diterimanya polisi tetap memproses oknum terkait karena menjatuhkan citra kepolisian.

"Oknumnya dari PJR Polda Kaltim. Bilangnya polisi lagi diperiksa Propam makanya SIM saya belum dikasih. Masih diproses dulu. Tapi sudah ada jaminan dari polisi saya bisa tetap jalan tanpa SIM yang ditahan itu," ujar Abi.

Reporter : Deni Nuswantara    Editor : KLIK Group



Comments

comments


Komentar: 0