25 Mei 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Tak Hanya Tebas Leher, Romi Juga Membelah Perut Istrinya


Tak Hanya Tebas Leher, Romi Juga Membelah Perut Istrinya
Romi tega membunuh istrinya sendiri. (Int)

KLIKBALIKPAPAN.CO - Romi Sepriawan (30), tega menghilangkan nyawa istrinya sendiri. Bahkan dengan cara yang sangat keji.

Sang istri Erni Susanti (29), dibunuh Romi dengan cara ditebas lehernya. Tak cukup, Romi juga membelah perut Erni yang sedang hamil tua.

Romi warga Jalan Irian, Kelurahan Tanjung Jaya, Kecamatan Sungai Serut, Bengkulu itu emosi lantaran masalah sepele.

Kepala Bidang Humas Polda Bengkulu AKBP Sudarno membeberkan, kejadian ini bermula pada Kamis, 21/2/2019. Romi marah kepada istrinya karena tidak diperbolehkan melihat handphone korban, lantas terjadilah cek-cok antara pasangan suami istri itu.

Lantaran kesal, Romi kemudian keluar rumah dan meminjam parang milik tetangga dengan alasan ingin membuka kelapa.

Setelah itu dia kembali lagi dan masuk ke kamar dengan menaruh parang tersebut di atas kasur dan ditutupi selimut tepat pada posisi korban tertidur.

Melihat istrinya masuk membuka pintu kamar, Romi terbangun dan pertengkaran mereka berlanjut kembali.

"Tak kuat menahan emosi, pelaku langsung mengambil parang yang disembunyikan itu dan menebas leher korban dalam posisi korban sedang tergeletak di atas kasur," beber Sudarno. Romi juga membelah perut korban yang dalam posisi hamil.

Untungnya, anak di dalam kandungan itu berhasil selamat. Romi juga mengambil anak yang ada dalam perut korban.

"Kemudian pelaku keluar rumah dan sempat memberitahu tetangga sebelah rumah dan pelaku langsung kabur melarikan diri,” tutur Sudarno, Jumat, 22/2/2019.

Beberapa jam kemudian, pelaku berhasil ditangkap. Saat dilakukan proses penangkapan pelaku sedang berada di Tanjung Jaya, Bengkulu. Penangkapan dipimpin Ipda Angga Faisal Sitepu.

Romi, sambung Sudarno, langsung ditahan di Polres Bengkulu. "Ada penyesalan dari pelaku setelah istrinya meninggal," paparnya.

Kini, bayi dari Romi dan Erni dirawat ibu korban.

Reporter : Nina Karmila/ Int    Editor : KLIK Group



Comments

comments


Komentar: 0